MTsN 4 Kampar Pelopori Gerakan Ekoteologi: Jadikan Pelestarian Alam sebagai Wujud Ibadah
Kampar - MTsN 4 Kampar terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan melalui Implementasi program penguatan ekoteologi yang digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia terus menunjukkan hasil positif diberbagai santuan pendidikan madrasah. Salah satunya terlihat di MTsN 4 Kampar, yang berhasil menciptakan lingkungan Asri (aman, sejuk, rindang, indah).
kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan program ekoteologi di lingkungan madrasah, yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkunga hidup. Kepala MTsN 4 Kampar, Mhd. Yuras, S.Sos.I., M.Pd, "menegaskan bahwa penerapan ekoteologi merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan perubahan iklim melalui jalur pendidikan agama".
"Program ekoteologi ini sangat penting untuk menanam kesadaran menjaga lingkungan sejak dini. Madrasah tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga laboratorium hidup dalam merawat alam,"ujarnya Mhd. Yuras, S.Sos.I., M.Pd
Menanamkan Nilai "Khalifah fil Ardh"
Menurut Kepela Madrasah, program ini didasarkan pada peran manusia sebagai Khalifah fil Ardh atau pemimpin di muka bumi yang mengemban amanah untuk menjaga kelestarian alam. di MTsN 4 Kampar sudah dilaksanakan program penanaman pohon baik dilingkungan pekarangan Madrasah dan juga di masjid dan fasilitas umum yang ada di Keacamatan Kampa. bukan hanya sekedar menanam saja, namun juga menjaga agar apa yang di tanam tumbuh dengan sempurna dan bisa bermanfaat bagi lingkungan dan alam.
Di MTsN 4 Kampar, kami tidak ingin pendidikan lingkungan hanya menjadi teori di buku teks. Kami mengintegrasikan nilai-nilai tauhid dan fikih lingkungan ke dalam perilaku sehari-hari siswa," ujar Mhd. Yuras, S.Sos.I., M.Pd saat ditemui ruang kerjanya.
Program Unggulan Ekoteologi di MTsN 4 Kampar
Beberapa inisiatif hijau yang mulai dijalankan di madrasah ini meliputi:
- Manajemen Wudu Hemat Air: Edukasi kepada siswa untuk menggunakan air secukupnya saat bersuci, sesuai dengan sunnah Nabi untuk tidak berlebih-lebihan.
- Kurikulum Berbasis Ekologi: Guru menyisipkan pesan-pesan pelestarian alam dalam setiap mata pelajaran, khususnya pada mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab.
- Penghijauan Madrasah: Pemanfaatan lahan sekolah untuk taman edukasi dan apotek hidup, menciptakan suasana belajar yang sejuk dan asri.
- Gerakan Bebas Sampah Plastik: Siswa diimbau membawa botol minum (tumblr) sendiri guna mengurangi limbah plastik di lingkungan madrasah.
Membentuk Karakter Saleh Lingkungan
Kepala Madrasah berharap, melalui penerapan ekoteologi ini, lulusan MTsN 4 Kampar tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kesalehan ekologis.
"Tujuan besar kami adalah membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan. Membuang sampah pada tempatnya atau menanam pohon adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab kita sebagai hamba Allah," tambahnya.
#TIMHumasMTsN4Kampar
Share to :
MTSN 4 KAMPAR